Pada hari itu kehangatan dari sang surya hilang dalam sekejap  
Digantikan dengan kehadiran suatu rasa yang belum terungkap
Saya paling suka momen ini,  momen dimana mata saling menatap
Dan bibir yang tak henti-hentinya berucap 

Satu mangkuk es salju yang lembut habis tersantap 
Dengan lima makhluk lapar yang tak bersayap
Ini tentang aku dan sahabatku yang tidak pernah akan siap
Untuk berpisah dan tidak akan pernah berhenti untuk berharap 









Aku menyebutnya dengan nama secangkir coklat yang sempurna 
Tanpa berpikir lebih panjang aku menghirup aroma yang luar biasa 
Ini sangat pas. indra perasa tidak akan berbohong untuk kenikmatannya
Di iringi dengan suara hujan dan suara dari sahabatku yang sedang tertawa
Sejenak aku berpikir bahwa...
Betapa besar nikmat yang telah diberikan-Nya 
Aku bahagia 
Tuhan... Aku bahagia 
Dan aku ingin hati ini terus bahagia
Dengan semua tawa, cinta, kasih yang ada 
Dengan segala harapan yang takkan hilang adanya